Gambaran Kasih Sayang dalam Nuansa Tradisional

Februari 14, 2008 agustina170890

Liputan6.com, Jakarta: Ada sejuta cara untuk memadu kasih dalam Hari Kasih Sayang. Pernak-pernik yang melambangkan Hari Valentine biasanya banyak ditemukan seperti coklat dan nuansa berwarna merah muda. Namun Bejo Wage, seorang perajin patung kayu di Mendungan, Kartasura, Solo, Jawa Tengah, membuat seni berbeda dengan yang biasa ditemui. Kerajinan tangannya menggambarkan kemesraan cinta kasih dalam nuansa tradisional pedesaan.

Bejo Wage mengungkapkan cinta kasih lewat patung-patung kecil buatannya. Setiap patung dibuat berpasangan menggambarkan kasih sayang dua sejoli yang sedang menimba air, naik kerbau, serta menumbuk padi. Ha itu sebagai bagian wujud kemesraan yang jarang ditemui dalam hiruk pikuk kehidupan modern.

Meski terlihat sangat menarik, pernik-pernik ini dibuat Bejo dari bahan-bahan sederhana yang seringkali tidak digunakan lagi seperti kayu pinus bekas pegangan es krim, tripleks, batu-batuan, bunga kering, tanah, dan kulit kayu. Dengan sentuhan jiwa seni Bejo, bahan-bahan itu mampu mendatangkan nilai jual sampai menembus pasaran di luar kota. Ditambah dengan coklat, pernak-pernik kasih sayang kreasi Bejo ditawarkan hingga harga Rp 70 ribu per pasang patung.(YNI/Wiwik Susilo)

Iklan

Entry Filed under: BERITA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Kategori

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Tulisan Teratas

Tulisan Terakhir

Klik tertinggi

Komentar Terbaru

leony0508 di

Meta

Blog Stats

 
%d blogger menyukai ini: